Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

MEMILIH NAMA BISNIS UNTUK PELUANG USAHA


(Contoh nama Product Saya Sendiri : Whoosah)

peluang usaha yang diwujudkan merupakan potensi keuntungan di masa depan; tahap pertama untuk membuatnya sukses adalah memilih nama bisnis yang tepat.
Jika Anda berpikir untuk memulai sebuah bisnis, menemukan peluang usaha bukan satu-satunya upaya yang harus dilakukan. Bahkan setelah Anda berhasil menemukan jenis usaha serta pangsa pasar yang cocok untuk dijalankan, Anda tidak bisa langsung berpikir semuanya beres. Salah satu aktifitas yang sering diremehkan padahal memegang peranan penting adalah memilih nama bisnis atau produk untuk usaha yang akan Anda jalankan. Hal ini penting karena hasilnya berkaitan dengan imej bisnis yang Anda hasilkan.

Pernahkah Anda berpikir mengapa Ayam Goreng Mbok Berek lebih menarik perhatian daripada, katakanlah, Ayam Goreng Andi, walaupun keduanya sama-sama menjual ayam kampung goreng? Mana yang mendulang sukses relatif besar: teh merk Sari Wangi atau Bendera? Pemilihan nama bisnis bisa menentukan apakah peluang usaha yang Anda jalankan akan sukses menanamkan imejnya di benak calon konsumen atau tidak.


Peluang Usaha dan Nama Bisnis yang Cocok
Apapun peluang usaha yang mau Anda jajal, ada baiknya pemilihan nama bisnis atau produk dipikirkan lewat sesi brainstorming bersama dengan rekan bisnis atau bahkan keluarga Anda. Hal ini agar Anda mendapat ide dari sudut pandang orang yang berbeda. Malah, bagus sekali jika Anda bisa melibatkan orang-orang yang tidak terlibat dalam bisnis Anda seperti anak-anak atau teman-teman Anda, sehingga ada sudut pandang dan pendapat dari orang-orang yang bisa diandaikan sebagai calon konsumen.
Berikut adalah beberapa tips mencari nama bisnis atau produk untuk usaha atau bisnis baru Anda:
  • Nama Bisnis Harus Mudah Diingat dan Dieja
    Aturan nomor satu: jika nama bisnis Anda saja susah untuk diucapkan, bagaimana konsumen akan mengingatnya? Dan jika konsumen susah mengingatnya, bagaimana mungkin produk tersebut akan berkesan buat mereka? Pastikan nama bisnis Anda hanya terdiri dari satu kata atau maksimal dua saja kalau bisa, dan ejaannya jangan terlalu susah. Kalaupun mau memakai bahasa asing, cari yang singkat dan cocok dengan citra bisnisnya (contoh: seperti sabun Lux, sabun cuci piring Sunlight atau odol Pepsodent).
  • Nama Bisnis Sebaiknya Mengandung Makna Visual
  • Nama bisnis yang baik untuk peluang usaha harus memunculkan citra visual ketika diucapkan. Bayangkan biskuit cokelat yang bermerk Choco Mania atau teh yang bermerk FresTea, dimana pelanggan sudah bisa langsung memiliki citra visual tertentu ketika mendengar nama-namanya tanpa melihat produknya.
  • Nama Bisnis Sebaiknya Mengandung Aktifitas
    Jika peluang usaha Anda merupakan layanan jasa, ada baiknya mencantumkan nama aktifitas yang dilakukan, misalnya Salon Gaya, Spa Anggrek, Jasa Kontraktor Agung Jaya atau semacamnya. Selain bisa langsung memberi petunjuk bagi calon pelanggan, nama ini mudah didata di buku telepon atau direktori alamat bisnis.
  • Nama Bisnis Harus Berkonotasi Positif
    Konsumen atau pelanggan harus mendapat kesan atau konotasi positif untuk suatu bisnis, atau mengundang suatu reaksi positif saat nama atau merk itu diucapkan. Contohnya, Spa Ubud akan mengundang gambaran Ubud, Bali yang memang terkenal dengan pemandangan indahnya, sementara produk sabun mandi Pure White akan menekankan khasiat pemutih kulit yang terkandung di dalamnya.
Hal yang Harus Diperhatikan
Jika Anda sudah memutuskan untuk memberi produk atau usaha Anda suatu nama, ada baiknya mengecek apakah nama tersebut sudah digunakan oleh usaha lain atau belum. Caranya, tinggal ketik saja nama pilihan Anda di Google dan lihat apakah ada usaha lain yang sudah menggunakan nama itu atau belum. Hal ini penting jika Anda ingin mengembangkan peluang usaha tersebut menjadi usaha kelas menengah bahkan usaha berskala nasional.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar